Rabu, 09 Desember 2009
Jumat, 12 Juni 2009
Ramalan Bintang - Ramalan Zodiak Harian
Rabu, 29 April 2009
Kanker Kulit
Kanker Paru-paru
Kanker Payudara
Definisi
Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali.[1]
Selain itu, kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17.[2]
Patofisiologi
Transformasi
Sel-sel kanker dibentuk dari sel-sel normal dalam suatu proses rumit yang disebut transformasi, yang terdiri dari tahap inisiasi dan promosi.
Fase inisiasi
Pada tahap inisiasi terjadi suatu perubahan dalam bahan genetik sel yang memancing sel menjadi ganas. Perubahan dalam bahan genetik sel ini disebabkan oleh suatu agen yang disebut karsinogen, yang bisa berupa bahan kimia, virus, radiasi (penyinaran) atau sinar matahari. tetapi tidak semua sel memiliki kepekaan yang sama terhadap suatu karsinogen. kelainan genetik dalam sel atau bahan lainnya yang disebut promotor, menyebabkan sel lebih rentan terhadap suatu karsinogen. bahkan gangguan fisik menahunpun bisa membuat sel menjadi lebih peka untuk mengalami suatu keganasan.
Fase promosi
Pada tahap promosi, suatu sel yang telah mengalami inisiasi akan berubah menjadi ganas. Sel yang belum melewati tahap inisiasi tidak akan terpengaruh oleh promosi. karena itu diperlukan beberapa faktor untuk terjadinya keganasan (gabungan dari sel yang peka dan suatu karsinogen).
Stadium
Stadium penyakit kanker adalah suatu keadaan dari hasil penilaian dokter saat mendiagnosis suatu penyakit kanker yang diderita pasiennya, sudah sejauh manakah tingkat penyebaran kanker tersebut baik ke organ atau jaringan sekitar maupun penyebaran ketempat jauh Stadium hanya dikenal pada tumor ganas atau kanker dan tidak ada pada tumor jinak. Untuk menentukan suatu stadium, harus dilakukan pemeriksaan klinis dan ditunjang dengan pemeriksaan penunjang lainnya yaitu histopatologi atau PA, rontgen , USG, dan bila memungkinkan dengan CT Scan, scintigrafi dll. Banyak sekali cara untuk menentukan stadium, namun yang paling banyak dianut saat ini adalah stadium kanker berdasarkan klasifikasi sistim TNM yang direkomendasikan oleh UICC(International Union Against Cancer dari WHO atau World Health Organization) / AJCC(American Joint Committee On cancer yang disponsori oleh American Cancer Society dan American College of Surgeons).
Pada sistim TNM
TNM merupakan singkatan dari "T" yaitu Tumor size atau ukuran tumor , "N" yaitu Node atau kelenjar getah bening regional dan "M" yaitu metastasis atau penyebaran jauh. Ketiga faktor T,N,M dinilai baik secara klinis sebelum dilakukan operasi , juga sesudah operasi dan dilakukan pemeriksaan histopatologi (PA) . Pada kanker payudara, penilaian TNM sebagai berikut :
- T (Tumor size), ukuran tumor :
- T 0 : tidak ditemukan tumor primer
- T 1 : ukuran tumor diameter 2 cm atau kurang
- T 2 : ukuran tumor diameter antara 2-5 cm
- T 3 : ukuran tumor diameter > 5 cm
- T 4 : ukuran tumor berapa saja, tetapi sudah ada penyebaran ke kulit atau dinding dada atau pada keduanya , dapat berupa borok, edema atau bengkak, kulit payudara kemerahan atau ada benjolan kecil di kulit di luar tumor utama
- N (Node), kelenjar getah bening regional (kgb) :
- N 0 : tidak terdapat metastasis pada kgb regional di ketiak / aksilla
- N 1 : ada metastasis ke kgb aksilla yang masih dapat digerakkan
- N 2 : ada metastasis ke kgb aksilla yang sulit digerakkan
- N 3 : ada metastasis ke kgb di atas tulang selangka (supraclavicula) atau pada kgb di mammary interna di dekat tulang sternum
- M (Metastasis) , penyebaran jauh :
- M x : metastasis jauh belum dapat dinilai
- M 0 : tidak terdapat metastasis jauh
- M 1 : terdapat metastasis jauh
Setelah masing-masing faktot T,N,M didapatkan, ketiga faktor tersebut kemudian digabung dan didapatkan stadium kanker sebagai berikut :
- Stadium 0 : T0 N0 M0
- Stadium 1 : T1 N0 M0
- Stadium II A : T0 N1 M0 / T1 N1 M0 / T2 N0 M0
- Stadium II B : T2 N1 M0 / T3 N0 M0
- Stadium III A : T0 N2 M0 / T1 N2 M0 / T2 N2 M0 / T3 N1 M0 / T2 N2 M0
- Stadium III B : T4 N0 M0 / T4 N1 M0 / T4 N2 M0
- Stadium III C : Tiap T N3 M0
- Stadium IV : Tiap T-Tiap N -M1
Gejala klinis
Gejala klinis kanker payudara dapat berupa:
Benjolan pada payudara
Umumnya berupa benjolan yang tidak nyeri pada payudara. Benjolan itu mula-mula kecil, makin lama makin besar, lalu melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau pada puting susu.
Erosi atau eksema puting susu
Kulit atau puting susu tadi menjadi tertarik ke dalam (retraksi), berwarna merah muda atau kecoklat-coklatan sampai menjadi oedema hingga kulit kelihatan seperti kulit jeruk (peau d'orange), mengkerut, atau timbul borok (ulkus) pada payudara. Borok itu makin lama makin besar dan mendalam sehingga dapat menghancurkan seluruh payudara, sering berbau busuk, dan mudah berdarah. Ciri-ciri lainnya antara lain:
- Pendarahan pada puting susu.
- Rasa sakit atau nyeri pada umumnya baru timbul kalau tumor sudah besar, sudah timbul borok, atau kalau sudah ada metastase ke tulang-tulang.
- Kemudian timbul pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, bengkak (edema) pada lengan, dan penyebaran kanker ke seluruh tubuh (Handoyo, 1990).
Kanker payudara lanjut sangat mudah dikenali dengan mengetahui kriteria operbilitas Heagensen sebagai berikut:
- terdapat edema luas pada kulit payudara (lebih 1/3 luas kulit payudara);
- adanya nodul satelit pada kulit payudara;
- kanker payudara jenis mastitis karsinimatosa;
- terdapat model parasternal;
- terdapat nodul supraklavikula;
- adanya edema lengan;
- adanya metastase jauh;
- serta terdapat dua dari tanda-tanda locally advanced, yaitu ulserasi kulit, edema kulit, kulit terfiksasi pada dinding toraks, kelenjar getah bening aksila berdiameter lebih 2,5 cm, dan kelenjar getah bening aksila melekat satu sama lain.
Faktor-faktor penyebab
Faktor Resiko
Menurut Moningkey dan KodimPenyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui, tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya:
- Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas, menarche pada umur muda, menopause pada umur lebih tua, dan kehamilan pertama pada umur tua. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Diperkirakan, periode antara terjadinya haid pertama dengan umur saat kehamilan pertama merupakan window of initiation perkembangan kanker payudara. Secara anatomi dan fungsional, payudara akan mengalami atrofi dengan bertambahnya umur. Kurang dari 25% kanker payudara terjadi pada masa sebelum menopause sehingga diperkirakan awal terjadinya tumor terjadi jauh sebelum terjadinya perubahan klinis.
- Penggunaan hormon: Hormon eksogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Laporan dari Harvard School of Public Health menyatakan bahwa terdapat peningkatan kanker payudara yang bermakna pada para pengguna terapi estrogen replacement. Suatu metaanalisis menyatakan bahwa walaupun tidak terdapat risiko kanker payudara pada pengguna kontrasepsi oral, wanita yang menggunakan obat ini untuk waktu yang lama mempunyai risiko tinggi untuk mengalami kanker ini sebelum menopause.
- Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis, fibroadenoma, dan fibrosis, tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. Pada hiperplasis dan papiloma, risiko sedikit meningkat 1,5 sampai 2 kali. Sedangkan pada hiperplasia atipik, risiko meningkat hingga 5 kali.
- Obesitas: Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Variasi terhadap kekerapan kanker ini di negara-negara Barat dan bukan Barat serta perubahan kekerapan sesudah migrasi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh diet terhadap terjadinya keganasan ini.
- Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. Willet dkk., melakukan studi prospektif selama 8 tahun tentang konsumsi lemak dan serat dalam hubungannya dengan risiko kanker payudara pada wanita umur 34 sampai 59 tahun.
- Radiasi: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. Dari beberapa penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa risiko kanker radiasi berhubungan secara linier dengan dosis dan umur saat terjadinya eksposur.
- Riwayat keluarga dan faktor genetik: Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Terdapat peningkatan risiko keganasan ini pada wanita yang keluarganya menderita kanker payudara. Pada studi genetik ditemukan bahwa kanker payudara berhubungan dengan gen tertentu. Apabila terdapat BRCA 1, yaitu suatu gen suseptibilitas kanker payudara, probabilitas untuk terjadi kanker payudara sebesar 60% pada umur 50 tahun dan sebesar 85% pada umur 70 tahun.
Pengobatan kanker
Ada beberapa pengobatan kanker payudara yang penerapannya banyak tergantung pada stadium klinik penyakit (Tjindarbumi, 1994), yaitu:
Mastektomi
Mastektomi adalah operasi pengangkatan payudara. Ada 3 jenis mastektomi (Hirshaut & Pressman, 1992):
- Modified Radical Mastectomy, yaitu operasi pengangkatan seluruh payudara, jaringan payudara di tulang dada, tulang selangka dan tulang iga, serta benjolan di sekitar ketiak.
- Total (Simple) Mastectomy, yaitu operasi pengangkatan seluruh payudara saja, tetapi bukan kelenjar di ketiak.
- Radical Mastectomy, yaitu operasi pengangkatan sebagian dari payudara. Biasanya disebut lumpectomy, yaitu pengangkatan hanya pada jaringan yang mengandung sel kanker, bukan seluruh payudara. Operasi ini selalu diikuti dengan pemberian radioterapi. Biasanya lumpectomy direkomendasikan pada pasien yang besar tumornya kurang dari 2 cm dan letaknya di pinggir payudara.
Radiasi
Penyinaran/radiasi adalah proses penyinaran pada daerah yang terkena kanker dengan menggunakan sinar X dan sinar gamma yang bertujuan membunuh sel kanker yang masih tersisa di payudara setelah operasi (Denton, 1996). Efek pengobatan ini tubuh menjadi lemah, nafsu makan berkurang, warna kulit di sekitar payudara menjadi hitam, serta Hb dan leukosit cenderung menurun sebagai akibat dari radiasi.
Kemoterapi
Kemoterapi adalah proses pemberian obat-obatan anti kanker dalam bentuk pil cair atau kapsul atau melalui infus yang bertujuan membunuh sel kanker. Tidak hanya sel kanker pada payudara, tapi juga di seluruh tubuh (Denton, 1996). Efek dari kemoterapi adalah pasien mengalami mual dan muntah serta rambut rontok karena pengaruh obat-obatan yang diberikan pada saat kemoterapi.
Strategi pencegahan
Pada prinsipnya, strategi pencegahan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu pencegahan pada lingkungan, pada pejamu, dan milestone. Hampir setiap epidemiolog sepakat bahwa pencegahan yang paling efektif bagi kejadian penyakit tidak menular adalah promosi kesehatan dan deteksi dini. Begitu pula pada kanker payudara, pencegahan yang dilakukan antara lain berupa:
Pencegahan primer
Pencegahan primer pada kanker payudara merupakan salah satu bentuk promosi kesehatan karena dilakukan pada orang yang "sehat" melalui upaya menghindarkan diri dari keterpaparan pada berbagai faktor risiko dan melaksanakan pola hidup sehat.
Pencegahan sekunder
Pencegahan sekunder dilakukan terhadap individu yang memiliki risiko untuk terkena kanker payudara. Setiap wanita yang normal dan memiliki siklus haid normal merupakan populasi at risk dari kanker payudara. Pencegahan sekunder dilakukan dengan melakukan deteksi dini. Beberapa metode deteksi dini terus mengalami perkembangan. Skrining melalui mammografi diklaim memiliki akurasi 90% dari semua penderita kanker payudara, tetapi keterpaparan terus-menerus pada mammografi pada wanita yang sehat merupakan salah satu faktor risiko terjadinya kanker payudara. Karena itu, skrining dengan mammografi tetap dapat dilaksanakan dengan beberapa pertimbangan antara lain:
- Wanita yang sudah mencapai usia 40 tahun dianjurkan melakukan cancer risk assessement survey.
- Pada wanita dengan faktor risiko mendapat rujukan untuk dilakukan mammografi setiap tahun.
- Wanita normal mendapat rujukan mammografi setiap 2 tahun sampai mencapai usia 50 tahun.
Foster dan Constanta menemukan bahwa kematian oleh kanker payudara lebih sedikit pada wanita yang melakukan pemeriksaan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) dibandingkan yang tidak. Walaupun sensitivitas SADARI untuk mendeteksi kanker payudara hanya 26%, bila dikombinasikan dengan mammografi maka sensitivitas mendeteksi secara dini menjadi 75%.
Pencegahan tertier
Pencegahan tertier biasanya diarahkan pada individu yang telah positif menderita kanker payudara. Penanganan yang tepat penderita kanker payudara sesuai dengan stadiumnya akan dapat mengurangi kecatatan dan memperpanjang harapan hidup penderita. Pencegahan tertier ini penting untuk meningkatkan kualitas hidup penderita serta mencegah komplikasi penyakit dan meneruskan pengobatan. Tindakan pengobatan dapat berupa operasi walaupun tidak berpengaruh banyak terhadap ketahanan hidup penderita. Bila kanker telah jauh bermetastasis, dilakukan tindakan kemoterapi dengan sitostatika. Pada stadium tertentu, pengobatan diberikan hanya berupa simptomatik dan dianjurkan untuk mencari pengobatan alternatif.
Selasa, 07 April 2009
Tanda - Tanda Zodiak (just kidding)
Dibawah ini adalah gambaranya yang benar dari tanda2 zodiak, dicirikan dari sebuah buku yang ditulis 35 tahun yang lalu oleh astrologist ramal an. Baca tanda zodiac Anda, kemudian forward, dengan tanda zodiac anda dan labelnya di kotak subject. Ini beneran loh, jangan abaikan, hal pertama yang bakal Anda perhatikan adalah hari yang buruk dimulai pagi besok dan semakin buruk dari hari ke hari
PISCES - Pasangan Hidup
Perhati an dan baik hati, cerdas, pusat perhatian, berselera tinggi. Gampang ditemukan, sulit untuk disimpan. Senang berkeliling, penakut tapi t ak terlihat. Punya selera humor yang baik. Pemikir. Selalu mendapatkan apa yang dia inginkan. Suka bercanda, sangat populer, konyol, manis. 5 tahun sial jika tidak di forward
VIRGO - Yang Menunggu
Domi nan dalam hubungan. Seseorang sedang mencintai mereka. Selalu
mengingink an kata terakhir. Perhatian, cerdas , nyaring, setia, mudah diajak bicara. Contoh orang yang Anda inginkan, mudah disenangkan. 7 tahun sial jika tidak di forward
SCORPIO - Si Pecandu
Sangat memikat, rajin, senang bercanda, mempunyai selera humor yang
baik, gia t, senang meramalkan masa depan, pencium yang baik. Selalu mendapatkan
apa yang mereka inginkan. Menarik, santai, senang berada dalam hubungan
jangka panjang, cerewet, romantis, perhati an. 4 tahun sial jika tidak di forward
LIBRA - Si Pincang
Menye nangkan tiap orang yang mereka temui. Cinta mereka adalah kebaikan.
Konyol, iseng dan manis. Mempunyai daya tarik yang unik. Orang yang paling
perhatian yang pernah Anda temui, tetapi bukan orang yang baik yang Anda
ingin untuk menghentikan tangis. 9 tahun sial jika tidak di forward
ARIES - Si Cerewet
Ram ah, menimbulkan rasa sayang, spontan, rapih. Lucu, pencium yang
baik, san gat2 memikat, mencintai hubungan, pencand u, nyaring. 16 tahun sial jika
tidak di forward
AQUARIUS - Bukankah Di Air??
Dapat dipercaya, menarik, pencium yang hebat, baik, suka dalam hubungan jangka panjang, sangat giat, tak terduga. Melebihi perkiraan Anda. Bukan tukang onar, tapi dapat merobohkan Anda. 2 tahun sial jika tidak di forward
GEMINI - Tak Dapat Ditolak
Menye nangkan. Cintanya adalah kebaikan. Pendengar yang baik. Sangat baik
di bidangnya. Pencinta bukan pembuat onar, tapi dia masih bisa merobohkan
Anda. Dapat dipercaya. Selalu riang. Nyaring. Cerewet. Ramah. Sangat
pemaaf. Mencintai utuh. Mempunyai senyum manis. Dermawan. Tangguh. Tak dapat ditolak. 9 tahun sial jika tidak di forward
LEO - Si Singa
Pembicara yang hebat. Menarik dan bergairah. Penyandar. Tau bagaimana
bersenang2. Baik dalah semua hal. Pencium yang hebat. Tak terduga. Ramah. Sederhana. Pecandu. Nyaring. Suka dalam hubungan jangka panjang. Cerewet. Rapih. Jarang ditemui. Baik bila ditemukan. 7 tahun sial jika tidak di forward
CANCER - Si Cantik
Penciu m yang mengagumkan. Berselera tinggi, cintanya adalah kebaikan. Sangat romantis, seseorang yang perhatiannya tidak pernah anda temukan. Kreatif. Acak2an dan bangga akan hal itu. Ajaib. Spontan, hebat bercerita. Bukan tukang onar tapi akan merobohkan Anda bila macam2. Seseorang yang dapat Anda andalkan. 12 tahun sial
jika tidak di forward
CARPRICORN - Kekasih Yang Berhasrat
Menyenangkan, lancang, pintar, seksi, suka meramalkan masa depan, susah
ditolak. Suka dalam hubungan jangka panjang. Pembicara yang hebat. Selalu mendapatka n apa yang dia mau. Berkepala dingin. Suka kepada bintang Gemini dalam berolahraga. Suka bercanda. Cerdas. 24 tahun sial jika tidak di forward
TAURUS - Si Petualang
Agresif, suka dalam hubungan panjang,suka berkelahi untuk apa yang mereka inginkan. Ramah, suka menolong orang saat dibutuhkan, pencium yang baik,
berkepribad ian baik, keras kepala, orang yang perhatian, baik, rapi. Orang yang paling menarik di bumi. 15 tahun sial jika tidak di forward
Bicara Soal Nikah, Wanita Jadi Matre
Cinta sih cinta, tapi kalau sudah bicara pernikahan, urusannya bisa lain lagi. Sebuah survey membuktikan, mayoritas wanita jadi matrealistis ketika diajak nikah oleh kekasihnya.
Dilansir Psychologytoday, Rabu (10/1/2007), sebuah survey yang digelar Universitas Michigan mengajukan pertanyaan yang cukup simpel. Tujuh ratus responden yang tinggal seatap dengan kekasihnya diminta menjawab apakah anda ingin menikahi kekasih anda?
Mayoritas dari responden dengan tegas menjawab, “tidak”! Mengapa tidak? Ternyata alasannya karena uang. Bukan karena tak cinta.
Sosiolog Universitas Michigan, Pamela Smock, mengatakan, status sosial dan ekonomi menjadi penting bagi wanita untuk menentukan pasangan hidupnya. Survey nasional yang digelar Amerika tahun 1995 mengatakan, mayoritas wanita menolak menikahi kekasih dengan status sosial ekonomi yang lebih rendah. Walau sudah cinta, uang tetap bicara.
Ketika berpasangan dengan kekasih yang punya status sosial-ekonomi sejajar atau lebih, keinginan wanita untuk menikah melonjak hingga 80%. Sedangkan ketika berpasangan dengan pria dengan penghasilan dan latar belakang sosial lebih rendah, keinginan menikah turun hingga 50%.
Tak dijelaskan secara rinci apa yang menyebabkan wanita membuat keputusan demikian. Yang jelas, gara-gara keputusan ini survey juga menemukan akhirnya banyak wanita yang berpacaran lama dengan kekasihnya tanpa ingin menikahi. Di Amerika, gejala ini akhirnya membuat angka pasangan yang tinggal serumah meningkat. (fta/fta)
sumber : detikhot
Alin Keponakan Ketiduran
Alin Keponakanku Ketiduran
Aku berangkat dari surabaya ke jember. tp aq mampir ke probolinggo ke rumah kakakku karna berangkat ke jembernya bareng. dr bungurasih aq brangkat hari jumat jam 9 malam, hbs pulang kantor. aq nyampe probolinggo jam 11.30 malam. karna macet di porong, jd agak lama. biasanya perjalanannya 2 jam. sesampai di rumah kakakku, aq liat keponakanku msh tidur n pas bangun, aq iseng2 ngrekam ponakanku yang namanya Alin. sampe dia ketiduran lagi.... hehehe Lucu banget d ........................
Senin, 06 April 2009
Kumpulan Guyonan Paling Tua Dalam Dunia
Hewan apa yang berjalan dengan empat kaki di pagi hari, dua kaki di siang hari, dan tiga kaki di malam hari? Manusia. Pagi-sebagai bayi, siang-sebagai manusia dewasa, dan malam, tiga kaki karena manusia menggunanakan tongkat untuk berjalan. – 429 SM, muncul di Oedipus Tyrannus
Kaisar Augustus dengan berkeliling kekaisarannya, dan melihat ada pria yang mirip sekali dengannya. Karena ingin tahu, dia bertanya: “apa Ibu mu pernah bekerja di istana?” “Tidak yang Mulia,” jawab orang tersebut. “Ayah saya yang pernah.” – antara 63 SM sampai dengan 29 Masehi, dikisahkan Kaisar Augustus sendiri yang menceritakan guyonan ini.
Ketika ditanya bagaimana sang Raja pengen rambutnya dipotong, sang Raja menjawab: “Dengan tenang” – Abad ke 4 - 6 Masehi, dikumpulkan dalam ‘Philogelos’